Setelah 10 menit berkutat, dahi berkerut, bibir monyong-monyong, akhirnya gw menyerah. Gw telp adik gw ternyata..dia cuma minta dikirimin pulsa ( arti dari SMSnya : " Kak aku lagi ga punya pulsa, kirim dong, sorry " ). Oh My God, adikku tersayang, bahasa apa yang kamu gunakan, apakah gw setua ini sehingga tidak mengerti atau ketinggalan jaman sama bahasa yang kamu bilang sedang ngetrend saat ini? begitu cepatkah dunia berputar ?. Gw pikir jaman gw muda ( abg ) dulu bahasa itu serba simple ya.
Menurut adik gw, itu bahasa yang sedang trend, dia dan hampir semua teman-teman di sekolahnya menggunakan bahasa tersebut, bahasa Alay katanya. Penasaran gw coba cari di beberapa artikel apa sih Alay itu ?
Ciri- ciri Alay ( dirangkum dari beberapa artikel )
- Selalu merasa tahu tentang musik
- Tongkrongannya di pinggir jalan ( kalau cowok godain cewek, kalau cewek godain cowok )
- Sok Emo tapi ditanya sejarahnya Emo tidak tahu ( apa tuh emo ? nanti gw coba bahas ya )
- Selalu ada acara putu-putu narsis dimanapun mereka berada
- Foto-fotonya suka selalu diimut-imutin, dideketin lampu biar terang banget, foto deket banget dari wajah, foto dari atas, dari samping, biar keliatan cakep banget atau biar jeleknya ga keliatan ( kalau dipikir-pikir gw juga suka kaya gini..qiqiqi )
- Buat cewek tiap hari kerjaannya ngomongin ttg cowooooooooo mulu! ( jaman gw abg juga suka kaya gini, ngomongin cowo mulu :p )
- Buat cowok..tiap hari kerjaannya cari musuh(ribut) mulu sama temen temen cowoknya yg lain *biar dianggep keren gituw*buat cowok..tiap hari kerjaannya cari musuh(ribut) mulu sama temen temen cowoknya yg lain ( wah..kalau yang ini sih, enggak banget deh )
- Di friendster.. bagi yang cewek di ff nya majang cowok cowok ganteng semua *meski ga kenal,biar dianggep cantik & gaull* kalo yg cowok ya majang ffnya cewek semua*walau ga kenal* biar dikata cowok ganteng.di friendster.. bagi yang cewek di ff nya majang cowok cowok ganteng semua *meski ga kenal,biar dianggep cantik & gaull* kalo yg cowok ya majang ffnya cewek semua*walau ga kenal* biar dikata cowok ganteng. (maksa banget ya ).
- Tulisan ( nah ini, yang bikin puyeng tujuh keliling ) tulisannya diukir-ukir, yang gede jadi kecil, yang kecil jadi gede, yang harusnya huruf jadi angka yang harusnya angka jadi huruf. Kurang lebih kaya SMS adik gw itu deh.
- Rambutnya , poninya sok sok dipanjangan biar mirip Kangen Band , dan kurang serasi ma muka yg kurang bgitu on [ alias kurang memadai ] .. jadi tu kyknya fungsinya nutupin muka dia , bukan buat gaya.
- Suka sama lagu - lagu Kangen Band, ST-12 dan yag berbau-bau melayu gitu.
Jadi singkatnya alay ini jadi fenomena banget karena semakin lama banyak banget orang-orang yang menulis dengan gaya tulisan alay, entah mereka alay sejati atau sekedar ikut-ikutan aja. Kasiannya kalau yang bacanya orang-orang seusia gw atau nyokap bokap gw, karena terkadang mereka ga melihat siapa yang akan menerima SMS atau siapa yang akan membaca tulisan mereka, semua disama ratakan. Ada yang menyukai Alay tapi banyak juga yang menghujat Alay. Semakin gw baca banyak artikel semakin banyak juga orang-orang yang ga suka sama keberadaan Alay ini, bahkan ada beberapa yang keterlaluan ( maaf ya, ini menurut cara pandang gw loh ) dan semakin banyak juga orang yang men-judge seseorang Alay hanya dilihat dari satu sisi misalnya kita ketemu sama orang di Mall yang memiliki gaya rambut dengan poni yang panjang, pake baju item-item, celana kotak-kotak, sepatu kets merah lantas kita didalam hati mengucap " Alay banget ni orang ". Padahal kan belum tentu juga dia Alay kan? siapa tau dia hanya merasa nyaman dengan gaya seperti itu atau suka sama lagu-lagu kangen band sama ST 12..hmmm..bokap gw suka banget sama lagu-lagu mereka, apa bokap gw alay ?.
Jadi semuanya kembali lagi sama diri kita, bagaimana cara pandang kita terhadap para Alay ini, kita menerima keberadaan mereka, menolaknya atau biasa-biasa aja. Kalau menurut gw ( sekali lagi ini dari sudut pandang gw ya, jangan ada yang marah atau tersinggung y ) kenapa kita harus menolak keberadaan mereka ? gw rasa kita bisa hidup berdampingan tanpa harus menghina keberadaan mereka, semuanya bisa dilakukan dengan toleransi. Para Alay bertoleransi dengan tidak menulis, mengirim sms dengan gaya alay kepada orang yang bukan alay, yang bukan Alay jangan memandang Alay sebagai sesuatu yang " geuleuh bgt seh ( bahasa sundanya ) " siapa tau penampilan kita justru lebih alay menurut mereka atau kita memiliki atau menyukai salah satu ciri alay itu ( seperti suka ST 12, suka poni dipanjangin, suka pake baju ga metching, suka foto narsis, suka nulis disingkat-singkat ( tapi ga ekstrem loh dan masih bisa dimengerti ). Jadi sekali lagi tergantung persepsi kalian mengenai kaum Alay ini tapi.. bukankah perbedaan itu indah ? dan bukankah menjadi diri sendiri itu lebih nyaman ?
Wkwkwk..dari kaskus bgt. Btw ada lg yg lbh parah dr pepy. Pokoknya norak bgt.. N sempat masuk the jakarta post juga.
BalasHapusjaman cepet bgt berubah ya del
BalasHapus